You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Warga Sukses Manfaatkan Lahan dengan Tanaman Hidroponik
photo Reza Hapiz - Beritajakarta.id

Warga Sukses Manfaatkan Lahan dengan Tanaman Hidroponik

Warga yang tinggal di dua lokasi Gang Hijau di Jakarta Selatan berhasil memanfaatkan lahan terbatas untuk menanam sayuran dengan sistem hidroponik.

Bisa dengan sistem hidroponik seperti yang dilakukan dalam program Gang Hijau

Kabid Pertanian Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta, Diah Meidiantie mengatakan, lahan yang sempit tidak menjadi halangan untuk menanam sayuran.

Gang Hijau RT 07 Cibesut Panen 10 Kilogram Sayuran

"Bisa dengan sistem hidroponik seperti yang dilakukan dalam program Gang Hijau," ujarnya, Jumat (24/11).

Diah mengungkapkan, berdasarkan monitoring di Gang Hijau Asmat, RT 15, dan Gang Hijau H Jali, Jalan M Saidi, RT 08, Petukangan Selatan, kegiatan bercocok tanam sayuran dengan sistem hidroponik cukup berhasil. 

"Bahkan, sudah beberapa kali panen," katanya.

Menurut Diah, selain mendapatkan bantuan alat dari Dinas KPKP dan Kecamatan Pesanggrahan, warga juga membuat alat bercocok tanam secara swadaya.

"Kami juga sudah berikan pelatihan. Sehingga beberapa ada juga yang swadaya untuk membuat alat hidroponik," ungkapnya.

Ia menambahkan, dalam program Gang Hijau ini, Dinas KPKP juga memberikan sarana pertanian seperti rak tanaman, selang air, gunting stek, rockwool, kompos, media tanam, bibit tanaman toga, produktif dan benih sayuran.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1180 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1154 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye938 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye920 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye842 personBudhi Firmansyah Surapati